Beberapa kejutan yang menyenangkan ....
Beberapa hari belakangan ini ada dua kejadian yang mengejutkan sekaligus menggembirakan. Kejadian pertama adalah pada hari Sabtu 25 November 2006 yang lalu. Hari itu kami (Rara dan Bapak Bundanya) mengunjungi rumah Yangkung di Lenteng Agung. Biasanya Rara nggak mau turun dari mobil. Walaupun dibujuk - bujuk, tetap tidak mau turun. Hari Sabtu itu, sebelum berangkat, kami sudah mempersiapkan social story, bahwa kita akan pergi ke rumah Yangkung di Lenteng Agung, Rara harus pintar, mau turun dari mobil. Duduk di ruang tamu, boleh main di sana sampai waktunya pulang. Sesampainya di sana, walaupun awalnya tidak mau turun, setelah dibujuk oleh Bunda, Rara mau turun. Rara juga mau salam kepada Yangkung dan Yangti. Rara benar - benar pintar, bersikap manis sampai pulang ke rumah lagi.
Kejadian kedua adalah pada hari Minggu 26 November 2006, di sore hari kami berniat mengunjungi rumah Akung dan Uti. Sebagai tambahan informasi, untuk membedakan sebutan, kakek dan nenek dari pihak Bapak dipanggil Yangkung dan Yangti. Sedangkan kakek dan nenek dari pihak Bunda dipanggil Akung dan Uti. Tapi karena esoknya adalah hari Senin, dan Rara belum mengerjakan PR, maka Bunda mewanti - wanti bahwa kita akan sebentar di rumah Akung, terus pulang dan Rara mengerjakan PR. Sesampainya di rumah Akung, Rara rewel dan marah - marah hingga menangis. Bapak, Bunda, Akung, dan Uti, heran dan bingung, karena biasanya Rara senang berkunjung ke rumah Akung. Karena Akung dan Uti mau pergi melayat tetangga yang meninggal, akhirnya kami hanya sebentar di rumah Akung. Rara yang masih kesal dan menangis mau pulang. Sesampainya di rumah, Rara masih marah - marah dan menangis. Ketika ditanya apakah Rara mau mengerjakan PR, Rara dengan tegas menjawab : ya ! Akhirnya Rara mengerjakan PR dengan gembira, dan suasana hatinya tetap gembira sampai waktu tidur tiba.
Kejadian ketiga, berlangsung pada hari Senin 27 November 2006, dimana Rara yang selama ini terbiasa naik mobil pribadai atau naik taksi, diajak naik angkot bersama Bunda. Sepulang sekolah, karena Bapak atau Akung tidak bisa menjemput, maka Bunda dan Rara rencananya naik taksi. Tapi karena lama menunggu taksi, Bunda memutuskan untuk naik angkot bersama Rara, setelah sebelumnya diwanti - wanti bahwa naik angkot ini akan memakan waktu lama. Akhirnya Bunda dan Rara naik angkot dari Bintaro ke Pamulang, menempuh perjalanan kurang lebih satu setengah jam. Hebatnya Rara menikmati perjalanan itu.
Alhamdulilah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, dari kejadian - kejadian itu Rara sudah menunjukkan kemajuan. Rara sudah menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik di rumah Yangkung dan dalam perjalanan dengan angkot. Sementara pada hari Minggu, Rara menunjukkan rasa tanggung jawabnya ingin mengerjakan PR.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home